Antusiasme para Kepala Sekolah dalam Principal Networking Dinner 2019

Mar 09, 2019 Comments Off on Antusiasme para Kepala Sekolah dalam Principal Networking Dinner 2019 by

Pada hari Jumat 8 Maret 2019, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Perth (KJRI Perth) untuk pertama kalinya mengadakan Principal Networking Dinner yang dihadiri oleh para kepala sekolah dan perwakilan dari 21 sekolah negeri di WA. Acara ini adalah bentuk apresiasi kepada sekolah-sekolah yang memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing yang diajarkan di sekolah masing-masing. KJRI Perth mengundang Karen Bailey Ketua Balai Bahasa Indonesia Perth (BBIP), Presiden Indonesia Institute  Ross Taylor dan Brendon Cook yang merupakan ketua Westralia Indonesian Language Teachers Association (WILTA). Acara dibuka dengan tarian Gading Alit dari Jawa Timur yang dibawakan Tifani Cecilia, salah satu asisten bahasa Indonesia dari Language Teacher Assistant Program 2019.

Sambutan Ibu Dewi Gustina Tobing sebagai Konsul Jenderal KJRI Perth menjadi pembuka acara Principal Networking Dinner 2019. Dalam sambutannya, disampaikan peningkatan tajam pada tingkat sekolah dasar yang mengajarkan bahasa Indonesia pada tahun 2018 di Australia Barat. Pada kesempatan ini Ibu Konjen mengucapkan penghargaan kepada Pemerintah Australia Barat atas kebijakannya yang mewajibkan sekolah untuk mengajarkan bahasa asing. Dalam kaitan ini, Ibu Konjen menyampaikan terima kasih kepada para Kepala Sekolah yang telah memilih bahasa Indonesia di sekolahnya serta dukungan para guru untuk pengajaran ini. Bahasa Indonesia dapat berperan dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia.Michelle Ostberg dari Department of Education WA menyampaikan antara lain tentang program Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa asing yang merupakan program wajib untuk dipelajari. Sejak 2016, disebutkan oleh Mrs Ostberg mengenai peningkatan terhadap bahasa Indonesia yang dari tahun ke tahun, dan dengan peningkatan tajam di tahun 2018, jumlah murid di sekolah dasar negeri di Australia Barat saat ini sebanyak lebih dari 27.000 orang. Program Bahasa Indonesia yang sampai saat ini dijalankan (terkini) yaitu Program Ketawa diharapkan dapat dijalankan dengan baik, dan dapat mengembangkan pengetahuan murid-murid terhadap Bahasa Indonesia.

Setelah makan malam, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Omar Harris sebagai Konsul Informasi, Sosial dan Budaya mengenai berbagai kegiatan KJRI Perth yang dapat mendukung pengajaran bahasa Indoensia di sekolah. Disampaikan antara lain acara Kreasi Indonesia 2019 yang akan diadakan bulan Oktober nanti dan kegiatan workshop budaya dalam kerangka school excursion dan incursion.

Acara ini juga diisi pemaparan dari Karen Bailey dan Brendon Cook mengenai hubungan Indonesia dan Australia serta perkembangan dan tantangan program Bahasa Indonesia yg dijalani sampai saat ini. Tidak hanya itu, Ross Taylor juga menyoroti bagaimana hubungan dagang Indonesia dan Australia dapat terjalin dengan baik melalui Bahasa Indonesia, yang kini berkembang signifikan. Para kepala sekolah dan guru yang hadir tampak antusias selama acara makan malam. Andrew Fraser, salah satu kepala sekolah yang hadir menyampaikan tanggapan positif dan menyampaikan “senang dan bermanfaat” terhadap acara ini sehingga diskusi dan informasi yang disampaikan semakin memperkuat kehadiran bahasa Indonesia di Australia Barat. Kepala sekolah yang lain juga menyampaikan penghargaan serupa dan berharap semakin banyak kerjasama antara sekolah di Australia Barat dengan sekolah di Indonesia.

Sumber: KJRI Perth

Sociocultural

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.

 

PLEASE BE INFORMED THAT AS OF 01 JULY 2019

NEW TARIFF FOR VISAS AND CONSULAR SERVICES ARE APPLIED

Click here for more Information

Subscribe!