Promosi Ambon sebagai Kota Musik di Perth

Oct 08, 2018 Comments Off on Promosi Ambon sebagai Kota Musik di Perth by

Kegiatan pentas kesenian Maluku, Amboina Night telah digelar di Perth tanggal 7 Oktober 2018 bertempat di Canning Town Hall. Kegiatan ini diselenggarakan oleh masyarakat Indonesia dari Ambon yang berdomisili di Kota Perth. Amboina Night tersebut bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata dan kebudayaan Maluku serta mensosialisasikan Ambon sebagai City of Music kepada masyarakat Indonesia maupun warga Australia di Perth.

Sekitar 200 pengunjung baik masyarakat Indonesia maupun Warga Australia hadir pada kegiatan ini. Di antara yang hadir Ketua Australia Indonesia Business Council, Phill Turtle, General Manager Garuda Indonesia Perth, Mohamad Firman, Ketua Indonesian Diaspora Network Western Australia, Haris Kumar dan para ketua organisasi masyarakat Indonesia di Perth. Kegiatan dilaksanakan dengan mendatangkan 40 pemusik dan penari dari Maluku yang dipimpin Wali Kota Ambon.

Konjen RI Perth mengapresiasi kegiatan masyarakat Ambon di Perth dalam melaksanakan Amboina Night dan menyampaikan dukungan KJRI Perth bagi kegiatan promosi Ambon ke depan di Perth. Konjen menggarisbawahi potensi yang dimilki Kota Perth yang perlu dimanfaatkan oleh Ambon seperti jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia yang cukup besar dan potensi di bidang ekonomi dan perdagangan.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ambon telah lama dikenal dunia sebagai penghasil rempah-rempah. Ambon juga memilki banyak potensi lainnya terutama bakat musik yang mengalir pada darah masyarakatnya. Untuk itu tahun 2011 dirinya mendeklarasikan Ambon sebagai City of Music. Deklarasi tersebut mendapat sambutan baik dari UNESCO yang menyatakan bahwa Ambon dapat diarahkan sebagai salah satu kota musik yang bertaraf internasional pada tahun 2019. Untuk menyambut rencana tersebut, pihaknya tengah giat mempersiapkan diri termasuk berkunjung ke Darwin, Belanda, Perth dan rencananya pada bulan November 2019 ke Palestina.

Wali Kota Ambon juga merencanakan untuk melakukan roadshow Ambon City of Music di Australia tahun 2019 mengingat potensinya yang sangat besar. Ambon akan membuka komunikasi di berbagai bidang ekonomi, budaya dan pariwisata dengan Australia terkait Ambon sebagai pintu gerbang daerah tujuan wisata ke Maluku. Maluku memiliki potensi di bidang perikanan yang telah diekspor ke Jepang dan berpotensi untuk diekspor ke Perth mengingat lebih dekat secara geografis. Maluku juga memiliki potensi di bidang pertambangan terutama gas dan minyak terbesar di Asia yaitu Masela yang salah satu pemenang tender adalah perusahaan Inpex yang berkantor pusat di Perth.

Kegiatan diisi dengan beragam pertunjukan tarian a.l tari Tifa dan Tari Maku Maku, musik dan lagu a.l Manise, Sio Mama, Goro Gorone dan lagu khusus menyambut Ambon sebagai Kota Musik Dunia, We are Musicians. Selain pertunjukan seni, juga dipromosikan kuliner makanan khas kota Ambon.

Penyelenggaraan Amboina Night berlangsung sukses dan lancar terlihat dari animo pengunjung yang memenuhi gedung Canning Town Hall. Upaya Pemkot Ambon untuk mempromosikan budaya dan tujuan wisata Ambon sebagai City of Music perlu mendapat apresiasi. Harapan warga Ambon di Perth agar wisatawan asal Australia khususnya Perth dapat melanjutkan perjalanan wisata dari Bali menuju ke Ambon. Demikian juga harapan Pemkot Ambon agar Perth dapat menjadi tujuan ekspor Ambon terutama di bidang perikanan.

Tim Kesenian Pemkot Ambon sebelumnya berpartisipasi pada kegiatan KREASI Indonesia di Forrest Place Perth tanggal 6 Oktober 2018 atas undangan KJRI Perth.

sumber: KJRI Perth

Sociocultural

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.