Kemeriahan Promosi Indonesia di Jantung Kota perth

Oct 07, 2018 Comments Off on Kemeriahan Promosi Indonesia di Jantung Kota perth by

 

 

Ribuan orang hadir memenuhi jantung Kota Perth yang terkenal dengan sebutan Forrest Place untuk menyaksikan  pagelaran akbar KREASI (Kuliner, Etnik, dan Seni) Indonesia pada Sabtu, 6 Oktober 2018. KREASI Indonesia yang telah empat kali dilaksanakan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya, kuliner nusantara, destinasi wisata serta produk Indonesia.

Kreasi Indonesia diselenggarakan oleh  Masyarakat Indonesia di Perth bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Perth dan Kementerian Pariwisata RI. Seperti tahun lalu, acara KREASI Indonesia dipenuhi oleh pengunjung baik warga negara Indonesia, warga Australia maupun warga asing lainnya. Pemilihan lokasi di pusat keramaian sangat efektif dalam menarik perhatian pengunjung warga Australia.

Dalam ajang Kreasi Indonesia, masyarakat  Indonesia serta murid-murid sekolah di Australia Barat dan Tim Kesenian Kota Ambon mempersembahkan berbagai tarian dan pertunjukan musik dan lagu dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu terdapat stall makanan dan non makanan yang merepresentasikan Indonesia.

Bertemakan Bali and Beyond, KREASI Indonesia 2018 bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata Bali dan 10 destinasi Bali Baru. KREASI Indonesia berlangsung 8 jam non stop dan dimeriahkan oleh lebih dari 300 pendukung acara. Acara KREASI Indonesia ini sangat dinikmati pengunjung yang terus memenuhi Forrest Place. Demikian juga untuk stall makanan yang menjual makanan dari berbagai daerah  yang banyak diminati oleh pengunjung.

Acara pembukaan KREASI Indonesia dihadiri oleh pemerintah setempat, dan kalangan korps konsuler di Perth yang ditandai dengan sambutan dan pemukulan gong. Mengawali acara, diadakan kegiatan mengheningkan cipta untuk mendoakan korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

Dalam sambutan pembukaan, Konsul Jenderal RI Perth, Dewi Gustina Tobing menyampaikan apresiasi kepada berbagai organisasi masyarakat Indonesia di Australia Barat yang telah bersama-sama berkontribusi bagi pelaksanaan KREASI Indonesia. Diharapkan  agar KREASI Indonesia dapat memperkuat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Australia. Selain itu, Kreasi Indonesia diharapkan juga dapat mempopulerkan destinasi selain Bali mengingat warga Australia Barat umumnya  mengenal Bali sebagai tujuan wisata. Konjen juga sampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Australia untuk kegiatan ini. Diharapkan KREASI Indonesia semakin memperkuat hubungan kerja sama people to people antar kedua negara.

 

Dari pihak Australia Barat, anggota Parlemen Pierre Yang MLC menyampaikan  bahwa Australia memiliki hubungan yang baik dengan Indonesia. Dalam konteks Australia Barat, hubungan ini juga diperkuat melalui kerjasama provinsi kembar dengan Jawa Timur. Masyarakat Indonesia di Perth dinilai telah menjadi bagian penting dari Australia yang multikultur.

Selain itu, Deputi Komisioner Kota Perth, Gaye McMath menekankan pentingnya bagi warga Australia melihat Indonesia secara lebih luas dan mulai melihat  destinasi Bali  and Beyond sebagai peluang wisata.

Pertunjukan budaya  diisi dengan berbagai tarian, antara  lain tari Pendet, Ondel-ondel, Gambyong Nyai Lenggang, Segara  dan Jaipong oleh masyarakat Indonesia dan sanggar Tari Indonesia di Perth. Pertunjukan musik diisi dengan gamelan dan angklung oleh Sekolah setempat yaitu Methodist Ladies College dan Bentley Primary School, Dharma Wanita Persatuan KJRI Perth dan organisasi masyarakat Indonesia di Perth. Tim Kesenian dari Ambon yang dibawa oleh Wali Kota Ambon turut memeriahkan panggung Kreasi Indonesia dengan pertunjukan menarik dari Ambon.

Sesi penutup atau puncak acara berupa pertunjukan spektakuler oleh  penampilan memukau tarian Api yang dibawakan oleh  grup Jatayu Production.

Tarian Api ini sangat spektakuler. Menurut Nona Lawoliyo, pemimpin group Jatayu Production Tarian Api itu melambangkan persatuan dan kekuatan jiwa yang ada dalam diri masing-masing. Kekuatan ini dituangkan dalam penyajian tarian Api. Tidak tanggung-tanggung, para penari Tarian Api ini didatangkan langsung dari Indonesia dan Gold Coast.

Selain on-stage performance, KREASI Indonesia juga menyajikan 35 booth yang menjual bermacam makanan dan produk Indonesia. Lebih dari 100 variasi makanan dijual pada acara KREASI Indonesia seperti masakan Jawa, Sunda, Yogyakarta, Padang, Makasar, Palembang, Manado, Medan dan daerah lainya.

Untuk booth non food, KJRI Perth menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kota Ambon,  Dharma Wanita Persatuan KJRI Perth, Batik House dan Komunitas Kopi di Perth dalam memperkenalkan berbagai produk Indonesia seperti kopi, kerajinan tangan, batik dan pernak-pernik khas Indonesia. KJRI juga menyediakan door prize kepada pengunjung yang disponsori oleh Atlas Pearl, BPPD Bali, Bali Beautiq Spa, dan The Perth Bowen Clinic.

KJRI juga memberikan workshop  cara membatik dan memainkan gamelan serta menggandeng para NGO Indonesia seperti Balai Bahasa Indonesia dan Australia Indonesia Youth Association untuk mempromosikan Indonesia. Garuda Indonesia serta travel agent Real Indonesia hadir menawarkan tiket dan paket wisata “Bali and Beyond”.

 

Dengan demikian para pengunjung dapat menikmati acara dan sekaligus melakukan wisata kuliner Indonesia dan mendapatkan informasi tentang destinasi wisata Indonesia.Banyak di antara pengunjung yang hadir sangat terkesan dan menyampaikan kekagumannya atas penyelenggaraan KREASI Indonesia yang dinilai sebagai acara promosi budaya Indonesia terbesar sepanjang sejarah Australia Barat.

KREASI Indonesia juga disponsori oleh Golden Group, Woodside dan Ria Money Changer.

 

Sumber KJRI Perth

 

Sociocultural

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.