Mahasiswa Australia Barat Mengikuti Program Belajar di Indonesia

Jun 28, 2018 Comments Off on Mahasiswa Australia Barat Mengikuti Program Belajar di Indonesia by

 

Sekitar 60 mahasiswa asal perguruan tinggi di Australia Barat akan mengikuti program studi di Indonesia pada bulan Juli 2018 yang diorganisir oleh The Australian Consortium for ‘In-Country’ Indonesian Studies atau ACICIS. Kegiatan studi di antaranya Public Health Study Tour dan Indonesian Language Short Course. Peserta dari University of Western Australia yang paling banyak mengikuti kedua program tersebut yaitu 39 mahasiswa. Kegiatan studi di Indonesia mendapat dukungan dana Pemerintah Australia yaitu New Colombo Plan Mobility Grant.

Sebelum keberangkatan para mahasiswa tersebut, pada tanggal 26 Juni 2018 dilaksanakan kegiatan pembekalan yang dilaksanakan di Gedung KJRI Perth. Kegiatan pembekalan berlangsung selama 2 jam utamanya briefing mengenai penginapan, kegiatan yang dilaksanakan, transportasi lokal, makanan dan hal-hal teknis yang perlu diketahui lainnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Konjen RI Perth, Dewi Gustina Tobing yang memberikan sambutan mengapresiasi ACICIS yang telah menjembatani hubungan antar universitas anggota konsorsium serta universitas di Indonesia serta dalam meningkatkan ketertarikan dan minat mahasiswa Australia untuk belajar di Indonesia. Konjen RI juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Australia melalui New Colombo Plan Mobility Grant dan mengapresiasi para mahasiswa atas ketertarikan mempelajari Indonesia. Konjen menekankan bahwa banyak di antara lulusan ACICIS yang menduduki posisi penting di pemerintahan dan berbagai Lembaga lainnya serta berperan penting dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Dari pihak ACICIS briefing tersebut dihadiri oleh ACICIS Secretariat Oficer John McMaster, Matthew Satchwell dan Meg McPherson. ACICIS menyampaikan apresiasi atas dukungan KJRI bagi ACICIS terutama kelancaran dalam pengurusan visa kepada peserta studi. Diinformasikan bahwa minat mahasiswa Australia untuk mengambil program studi di Indonesia meningkat dari 208 mahasiswa tahun 2016 menjadi 289 mahasiswa tahun 2017. ACICIS mengharapkan tahun 2018 lebih banyak mahasiswa Australia yang belajar di Indonesia.

Sejak didirikan tahun 1997 sd 2017 Jumlah mahasiswa yang belajar di Indonesia melalui program ACICIS mencapai 2517 orang. Selain kedua program di atas, ACICIS melaksanakan program praktikum jurnalisme, studi pembangunan, bisnis, seni dan hukum serta program semester di bidang pertanian, studi pembangunan, Bahasa Indonesia, hubungan internasional, bisnis dan hukum.

Pada tahun 2019, ACICIS akan melaksanakan program baru yaitu the Sustainable Tourism Professional Practicum dan the Agriculture Professional Practicum. Dalam melaksanakan programnya ACICIS bekerja sama dengan 10 universitas di Indonesia. ACICIS mendapatkan pemasukan mandiri bersumber dari biaya pendaftaran program-program yang ditawarkan serta pendanaan dari New Colombo Plan.

ACICIS merupakan lembaga konsorsium internasional beranggotakan 26 universitas (24 universitas dari Australia, serta masing-masing 1 dari Belanda (Leiden University) dan Inggris (SOAS, University of London). ACICIS digagas tahun 1994 dan resmi berdiri tahun 1997 dengan tujuan untuk mengatasi hambatan akademik, birokratis dan imigrasi yang mempersulit mahasiswa Australia dalam menjalani studi di universitas di Indonesia

Sociocultural

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.