MOU INDONESIA-AUSTRALIA

Nov 21, 2017 Comments Off on MOU INDONESIA-AUSTRALIA by

RI-AUSTRALIA mengamankan keberlangsungan Sumber daya air dan pertanian kedua negara.

Jumat 22 September 2017

 

Perth, Australia: Penguatan hubungan bilateral Indonesia – Australia terefleksi dalam penandatangan Memorandum Saling Pengertian (MoU) mengenai Sumber Daya Air dan Kerja Sama Perencanaan Pembangunan di Bidang Pertanian. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia dan Wakil Premier Australia/ Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air  Australia pada tanggal 22 September 2017 di Perth, Australia Barat.

Kedua negara menyepakati bahwa dalam pencapaian food security dan energy security. pengelolaan Sumber Daya Air dan perencanaan pertanian merupakan elemen vital terutama meningkatnya kebutuhan air dengan kondisi sumber daya air terbatas.

Kepala BAPPENAS, Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa kerjasama mencangkup komitmen pertukaran data dan informasi; sains dan teknologi; pelatihan dan pengetahuan; pendidikan serta joint study dalam kebijakan, program dan ketentuan. Program tersebut diharapkan “dapat mengakomodir kepentingan bersama terutama dalam pengelolaan sumber daya air, pengembangan irigasi dan pertanian yang efisien, serta penyediaan air bersih dan sanitasi yang ramah lingkungan bagi masyarakat di daerah perkotaan dan industri”.

Disamping National Water Initiative (2004) Australia yang menjamin dan mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan distribusi air, pengelolaan kelangkaan air bersih serta skema  perencanaan perkotaan dengan memasukan unsur “water sensitive” adalah beberapa hal yang kiranya juga dapat dipelajari untuk diterapkan sesuai kebutuhan di Indonesia.

Penandatangan kerjasama ini dengan Indonesia merupakan penandatanganan keempat Australia bidang sumber daya air dan pertanian, setelah India, Amerika dan Cina.

Australia dan Indonesia secara geografis merupakan next door neighbour, oleh karena itu “untuk Australia dan Indonesia mencapai potensi pertumbuhan ekonomi dan pertanian, sangatlah vital untuk bekerjasama guna memastikan kemakmuran kawasan”, ungkap Barnaby Joyce, Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air/Wakil Premier Australia.

 

Perdagangan di sektor pertanian Indonesia – Australia selama tahun 2016-2017 telah mencapai AUD 4 milyar, dan diprediksikan akan terus meningkat dengan adanya Indonesia – Australia Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) saat ini masih dalam proses negosiasi. Salah satu capaian dalam negosiasi tersebut adalah penyesuaian tarif impor gula Australia ke Indonesia dan penghapusan tarif ekspor herbicides dan pestisida dari Indonesia ke Australia.

(sumber: KJRI Perth)

Uncategorized

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.